Rabu, 08 Februari 2012

Home » » CERITA BOKEP : BOKONG BESAR

CERITA BOKEP : BOKONG BESAR


wolipop - Jakarta,
Tidak sedikit
wanita yang benci
dengan bentuk
bokong besar.
Namun menurut
penelitian, bokong
berukuran besar
justru baik untuk
kesehatan.
Mengapa?
Para peneliti di
Oxford University
menemukan
bahwa lemak yang
berada pada tubuh
bagian bawah
dapat memangkas
kadar kolesterol
buruk (LDL) dan
meningkatkan
koleksterol baik
(HDL) yang
melindungi tubuh
dari pengerasan
pembuluh darah.
Namun peneliti
menegaskan, area
tubuh bagian
bawah yang baik
menyimpan lemak
itu adalah paha dan
bokong, bukan
pada perut.
Hasil penelitian
yang diterbitkan
dalam International
Journal of Obesity,
menunjukkan
bahwa manfaat
dari memiliki
bokong berukuran
besar bisa
mengurangi risiko
terkena diabetes.
Lemak
gluteofemoral,
tersimpan di bagian
bahwa tubuh dan
bertindak sebagai
buffer
(penyangga),
menyapu bersih
radang lemak yang
bisa menyebabkan
efek berbahaya di
mana saja.
Profesor Jimmy
Bell, Kepala
Pencitraan
Metabolik dan
Molekular di
Hammersmith
Hospital NHS Trust,
menjelaskan
bahwa lemak bisa
datang dalam dua
bentuk, yakni yang
'baik' dan 'buruk'.
Menurutnya, lemak
di bagian bawah
tubuh meluruh
lebih lambat dari
lemak di perut.
Orang dengan
bokong serta paha
besar memiliki
tingkat inflamasi
senyawa yang
disebut sitokin.
Sitokin adalah
senyawa kimia
yang terlibat dalam
respons tubuh
terhadap infeksi
dan memainkan
peran penting
dalam penyakit
jantung dan
diabetes.
"Membakar terlalu
banyak lemah
sehat tidak baik
untuk Anda. Namun
kelebihan lemak di
area tengah tubuh
seperti perut dapat
memiliki implikasi
kesehatan yang
parah," tutur Prof.
Bell, seperti yang
dikutip dari Daily
Mail.